Jumat, 05 September 2014

Review Konsep Manajemen Keuangan 1

Pemahaman Kelas...


Konsep Manajamen Keuangan berbanding lurus dengan tujuan Manajemen Keuangan itu sendiri, yaitu:
1.      Mendapat laba
2.      Mengembangkan sustanbility perusahaan
3.      Meningkatkan nilai perusahaan.

 

FUNGSI MANAJEMEN KEUANGAN

Untuk mencapai tujuan, maka diperlukan cara dan usaha yaitu melalui manajer keuangan itu dengan menerapkan fungsi dari manajemen keuangan.

1.      Menetapkan Kebijakan Investasi

Kebijakan investasi yang diperankan oleh MK (Manajemen Keuangan) berorientasi pada alokasi dana yang mampu menghasilkan laba. Kebijakan ini akan mempengaruhi aktiva perusahaan (aset perusahaan).

Sebagai contoh, Tuan A mendirikan sebuah toko, maka memerlukan beberapa aset:
1.        Kas
2.        Barang dagangan (persediaan)
3.        Piutang
4.        Perlengkapan
5.        Kendaraan
6.        Tanah
7.        Bangunan
8.        Modal dana, berupa modal pribadi dan hutang

Jika dicatat dalam Neraca, akan berbentuk seperti berikut ini:
 



2.      Menetapkan Kebijakan Finansial

Kebijakan ini diambil berdasarkan analisis sumber dana yang telah didapatkan perusahaan guna mendanai kebutuhan operasional perusahaaan atau yang biasa disebut dengan cost of capital. Kebijakan ini dapat dilihat dari sisi pasiva dalam neraca, yaitu berupa hutang dan modal pemilik.

 

3.      Menetapkan Kebijakan Modal Kerja

Fungsi dari modal kerja adalah untuk membayar hutang lancar (hutang jangka pendek) dengan aktiva lancar (kas, piutang, persediaan).

Rumus:     Modal Kerja = Aktiva Lancar – Hutang Lancar

Kebijakan MK  dalam modal kerja adalah mengendalikan jumlah aktiva lancar agar lebih besar daripada jumlah hutang lancar, sehingga mampu membayar hutang lancar dan mampu menjalankan aktiva tetap, seperti pembayaran sewa bangunan, listrik, dan lain-lain.

 

4.      Menetapkan Kebijakan Deviden

Salah satu tujuan MK adalah meningkatkan nilai perusahaan. Nilai perusahaan ada 2 macam, yaitu:
a.       Harga Pasar Saham
b.      Nilai Likuidasi (Pembubaran)

Semakin tinggi harga saham perusahaan di pasar saham, maka semakin tinggi pula nilai perusahaan tersebut.

Deviden adalah pendapatan bagi pemegang saham. Sehingga yang dimaksud dengan meningkatkan nilai perusahaan adalah meningkatkan kemakmuran/kekayaan dari Pemegang Saham. Mengapa? Karena hal ini sebagai kompensasi perusahaan atas bersedianya Pemegang Saham  menanggung risiko rugi dan laba terhadap saham yang telah ditanamkan.

Meningkatkan kemakmuran Pemegang Saham bukan berarti mengesampingkan kepedulian terhadap lingkungan. Kewajiban perusahaan dalam social objectives diperlukan guna bukti pertanggungjawaban operasional perusahaan terhadap lingkungan, contohnya melalui pembuatan IPAL untuk limbah. Bisa saja perusahaan tidak membangun IPAL untuk mengurangi biaya keluar, namun sustanbility perusahaan akan dipertaruhkan. Karena masyarakat akan menuntut perusahaan yang dapat mengakibatkan penutupan perusahaan secara paksa.

 
Implikasi dari 4 kebijakan di atas, yaitu dalam menentukan laba
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar